Peristiwa

Akibat Belum Ada Yang Urus ADM, Penelantaran Pasien Terjadi Di RSUD Lubuk Basung

Agam, Palikopost.com – Pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD) di Rumah Sakit Umum Lubuk Basung terkesan memandang uang, Perawat menelantarkan Pasien yang mengalami luka di bagian kepala dengan banyak darah.

Berawal informasi ini dari salah satu Kepala Perwakilan Media Online Zonadinamika.com Zaherman. Amd, yang sudah kecelakan di Lubuk Basung dan bagian kepalanya mengalami robek besar, Kamis (9/1) sekitar jam 10.00 WIB.

Saat di UGD tersebut Kondisi Zaherman banyak mengeluarkan darah, sehingga sangat membutuh pertolongan, tetapi di lalaikan oleh pihak Rumah Sakit, di karenakan Zaherman tidak memiliki saudara di Lubuk Basung untuk mengurus segala administrasi.

Zaherman mengatakan, dan membenarkan Petugas UGD menelantarkannya lebih kurang satu jam dalam keadaan kepala mengalir darah yang cukup banyak saat itu.

“Beruntung Ketua DPW LSM Garuda Nasional Bj Rahmad, datang ke UGD tersebut dengan sedikit menghardik petugas, sehingga barulah saya di berikan penanganan,” ungkapnya kepada Palikopost.com.

Oleh sebab itu, Karena keterbatasan biaya, Ketua DPW LSM Garuda Nasional Bj Rahmad yang di dampingi rekannya mendatangi direktur Rumah sakit, namun beliau tidak berada di kantornya.

Bj Rahmad setelah itu lansung menemui Sekretaris RSUD Lubuk Basung Edi Tiawarman, bertujuan agar memberikan keringanan dalam penebusan obat karena keterbatasan biaya, namun dengan spontannya Edi tiawarman menjawab tidak ada uang untuk itu.

Di saat itu juga Bj Rahmad melakukan pembicaraan dengan Kepala dinas Kesehatan Agam Dr. H. Indra Rusli via telpon. H Indra menyuruh Bj Rahmad memberikan hp nya kepada Edi Tiawarman, entah apa pembicaraannya, barulah Edi Tiawarman bersedia mengambil obat di apotik.

Menurut Bj Rahmad, Kenapa tidak terbukti pelayanan UGD RSUD Lubuk Basung, yang memandang pasien dengan uang. Sedangkan atasannya Sekretaris Edi Tiawarman tidak memberikan respon untuk keringanan penebusan obat di apotik.

” Beruntung dan Bersyukur dengan ke arifan dan kebijaksanaan Kadis Kesehatan Agam H. Indra Rusli, segala biaya rumah sakit dia yang menanggungnya,” ujar Bj Rahmad kepada Palikopost.com.

Diungkapkannya, Dengan pongahnya Edi Tiawarman sendiri, bicara bahwa Sekda maupun Bupati di telpon saya tidak takut, karena pelayanan rumah sakit sekarang melalui online. Siapakah Edi Tiyawarman ?,” tanya Bj Rahmad Ketua LSM itu.

Bj rahmad selaku ketua LSM DPW Sumbar, meminta kepada Bupati Agam, agar memberikan soft trapi terhadap Pelayanan Medis khususnya di Lubuk Basung, Kabupaten Agam.

” Pada Umumnya, Bukan kasus Zaherman saja yang menjadi korban kelalaian penanganan di RSUD Lubuk Basung dan pelayanan yang kurang baik, juga ada pisien yang lain menerima hal yang sama, seperti baru-baru ini yang di share di media sosial Facebook adanya ibu yang baru melahirkan terpaksa meninggalkan anaknya dulu karena tidak memiliki biaya, dan masalah itu terdengar sudah terselesaikan dua belah pihak,” ucapnya.

Ia juga minta agar Direktur rumah sakit menentukan sikap terhadap bawahannya yang arongan. Pada intinya berikanlah pertolongan demi kemanusiaan jangan mengutamakan uang demi menggaruk keuntungan.

” Sehingga akan tercipta Agam Madani yang di Gelorakan oleh Pemerintah Kabupaten Agam,” ulasnya pula.

Kita juga menduga Sambungnya, larangan mengambil Gambar di UGD, karena takut ketahuan kondisi para pasien yang tidak mendapatkan pelayanan serius. Tambahnya.

(Honest)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gridlove

Palikopost.com adalah Media Masa kini yang menyajikan berita yang berimbang, dengan Menyingkap Fakta Bukan Fiksi.

Kategori

To Top