Payakumbuh

Ribuan masa Payakumbuh kecewa tidak bisa bertatap muka langsung dengan Sandi Uno

Payakumbuh, Paliko Post – Ribuan warga Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota kecewa, dikarenakan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno yang berkunjung Kota Payakumbuh Sumatera Barat itu tidak bisa berdialog dan bertatap muka langsung dengan masyarakat dan pedagang pasar serta pelaku UKM seperti yang di janjikan sebelumnya.

Calon Wakil Presiden Pasangan Nomor urut 02 ini hanya lewat saja di pusat pertokoan dibawah Kanopi Pasar usai melaksanakan sholat Zuhur di Masjid Ansharullah Muhammadiyah Kota Payakumbuh.

 

Ketika rombongan Sandiga Salahuddin Uno lewat, banyak warga yang berteriak histeris bahkan ada yang menangis, karena tidak bisa bertatap muka langsung dengan Sandiaga Uno yang sangat mereka idolakan tersebut.

 

Terpantau media, warga yang sudah menunggu sekitar berjam- jam tersebut langsung berteriak-teriak dengan Yel-yel khas pendukung Prabowo Sandi begitu mobil yang ditumpangi Sandi Uno dan rombongan hanya melewati mereka sambil melambaikan tangan tapi tidak berhenti.

Melihat hal itu, warga memprotes kepada tim Badan Pemenangan Kota/Kabupaten (BPK) yang juga Ketua Partai Gerindra Kota Payakumbuh Nurkhalis Dt.Bijo Dirajo dan Ketua Pemenangan Prabowo Sandi Kabupaten Limapuluh Kota, Deni Asra, yang terlihat juga dalam kerumunan bersama masyarakat.

 

Mereka memprotes karena merasa dibohongi oleh tim pemenangan dan tim sukses, yang sudah menjanjikan akan berdialog dengan pedagang pasar, masyarakat dan pelaku UKM di pusat pasar bawah kanopi Kota Payakumbuh.


“Bagaimana komunikasi anda dengan protokoler Bang Sandi, Ini ribuan masyarakat sudah menunggu Sandi di sini, tapi hanya sekedar lewat saja di tepi jalan, Kami jelas kecewa kepada anda semua, baik tim BPK maupun tim sukses. Banyak yang rela jauh-jauh datang kesini untuk melihat Bang Sandi, namun itu tidak bisa kami lakukan,” teriak seorang warga kepada Deni Asra di tengah kerumunan massa.

Lihat Videonya

Klik disini :

Menanggapi batalnya kehadiran Sandiaga Uno di kedua titik di pasar Payakumbuh itu, Ketua BPK Prabowo-Sandi Kabupaten Limapuluh Kota Deni Asra, didampingi Ketua BPK Kota Payakumbuh Nurkhalis Dt Bijo Dirajo, kepada sejumlah wartawan, mengakui bahwa hal itu memang mendatangkan kekecewaan sebagian masyarakat Payakumbuh dan Limapuluh Kota yang telah hadir.

“Bahwasannya atas nama BPK Luak Limopuluah kami meminta maaf kepada seluruh warga, yang kami pastikan itu sangat mengecewakan, Karena mereka batal untuk bertemu dengan Sandiaga Uno,” kata Deni Asra.


Untuk selanjutnya, tim BPK Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota akan mengkaji ulang atas terjadinya perubahan rute dari rundown kegiatan yang sudah tersusun dan disepakati sebelumnya.

Ditambahkan Nurkhalis, dirinya mengaku tidak menyangka mobil patwal yang paling depan dari rombongan Sandiaga Uno tidak membelok ke arah pasar, dimana konsentrasi massa sudah menumpuk, Tetapi lurus ke arah Koto Nan Ampek menuju masjid Ansharullah Muhamadiah dan setelah Shalat disana  langsung menuju Padang Panjang.


“Jadinya Bang Sandi hanya bisa menyapa masyarakat yang ada di luar Masjid Ansharullah saja, Saya tidak menyangka jadwal yang kami susun di pasar harus gagal dan  berantakan, kami sebagai Panitia akan Selidiki lebih lanjut Jika ini Ada kemungkinan Sabotase,” ujar Nurkhalis.


“Kalau kita lihat dari Rundown Acara Sandiaga di Kota Payakumbuh setelah  makan siang di OR Pongek situjuah, dalam jadwalnya Sandi akan mengunjungi Pasar Payakumbuh untuk berdialog dengan para pelaku UMKM dan masyarakat setelah itu baru menuju Kota Padang Panjang setelah melakukan Shalat Ashar di Kota Payakumbuh.

 

“ternyata rute perjalanan rombongan Sandiaga Uno tidak melewati Pasar Ibuh masuk kedalam Kanopi Pasar, padahal kita sudah ada surat izin untuk memakai rute tersebut tapi kenapa saat itu rute tersebut tidak jadi dilewati” lanjut Nurkalis.

 

Sementara sebelumnya saat Sandi menunaikan salat di Masjid Ansharullah, Riza Falepi yang sedang menunggu di luar masjid, nampak berbincang cukup alot dengan salah seorang pria dari tim pengamanan Sandi. Riza meminta agar Sandi diizinkan untuk turun sebentar di kanopi pasar. Namun, pria tersebut tak mengizinkannya.


“Sesuai prosedur Sandi tak boleh singgah dan tak  bisa turun di kanopi pasar karena ijinnya tidak ada, Sandi hanya boleh makan siang dan Shalat di Payakumbuh, serta lewat saja depan kanopi pasar”ujar Riza Falepi kepada Media setelah melakukan Koordinasi dengan Tim Pengamanan Sandiaga Uno.


“Kalau turun akan dipersoalkan sehingga kita lindungi dia dari permasalahan, Buat ibu-ibu yang kecewa dan patah hati, semoga bisa bersabar. Insya Allah di lain waktu kita datangkan beliau kembali,” tuturnya

 

Sebelum Berita ini diturunkan Media, ribuan Massa dan Relawan Pendukung Prabowo Sandi berteriak sambil berujar “ Kita Sangat Kecewa Tidak Bisa Bertemu dan Berdialog Langsung dengan Sandi, Maka Kita Tidak Akan Memilihnya nanti untuk Pemilihan Presiden tapi Kita Akan Memilih Prabowo Saja untuk Presiden 2019 nanti” teriak mereka sambil menyanyikan Yel-Yel Prabowo Sandi. (Robby)

Lihat juga videonya di YT Channel Kabar Fenomenal

Klik disini :

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gridlove

Palikopost.com adalah Media Masa kini yang menyajikan berita yang berimbang, dengan Menyingkap Fakta Bukan Fiksi.

Kategori

To Top