Payakumbuh

Bimtek BeKraf menggaet Para Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif

Payakumbuh, Paliko Post – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) merupakan lembaga pemerintah non Kementerian yang bertanggung jawab di bidang Ekonomi Kreatif.

 

Bekraf mempunyai tugas membantu Presiden dalam merumuskan, menetapkan, Mengoordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan Ekonomi kreatif di bidang Aplikasi, Kriya, Kuliner, Seni rupa, Fashion, Arsitektur, Desain interior, Desain komunikasi visual, desain produk, film Animasi dan video, fotografi, musik, penerbitan, Periklanan, seni pertunjukan, dan televisi dan Radio.

 

Untuk menggandeng semua Pelaku Usaha, Industri, dan Kreatif tersebut, Bekrah akan terus mengembangkannya dengan cara melakukan Bimbingan Teknis (BIMTEK) diberbagai daerah diseluruh Indonesia yang bertujuan untuk membangun Ekonomi Rakyat.

 

Termasuk didaerah Sumbar, dimana Kota Payakumbuh juga ikut dalam Kegiatan Panning Bimtek tersebut, Bekraf bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh  mengadakan Bimbingan Teknis pengembangan Promosi Produk Kreatif untuk para pengusaha UKM dan Pelaku Usaha Kreatif di Kota Payakumbuh, yang dilaksanakan Aula Hotel Kolivera Kelurahan Sicincin Kecamatan Payakumbuh Timur, Rabu, (13/3/2019).


Acara Bimbingan Teknis bertemakan Pengembangan promosi Produk Kreatif ini diikuti lebih kurang 150 peserta dari berbagai Komunitas yang ada di Payakumbuh seperti penggiat UKM, Fashion serta Penggiat Seni dan Budaya.

 

Target yang diinginkan setelah adanya Bimtek ini Para Pelaku Usaha dikota Payakumbuh bisa Mengembangkan dan mempromosikan Usahanya baik secara bersama dan saling dukung mendukung untuk memajukan Produk masing masing sehingga nantinya akan memajukan Ekonomi Masyarakat disetiap daerah seperti yang diungkapkan oleh Islamudin Raka Perwakilan Bekraf Indonesia saat kegiatan Bimtek tersebut berlangsung.

Fasilitasi Partisipasi Mengembangkan Promosi Produk Kreatif dalam Kegiatan tersebut mutlak diperlukan sebagai Sarana Promosi, sekaligus juga untuk memaksimalkan Penetrasi Pasar Produk kreatif dalam pasar global.

Namun, fasilitasi keikutsertaan Produk Kreatif dipasar Global saja belum cukup, karena ada masa dimana Pelaku Kreatif harus melebarkan Pangsa Pasar mereka di luar negeri secara mandiri.

Berkaca pada kemungkinan tersebut, program bimbingan mengenai tata cara ekspor-impor maupun strategi pengembangan pasar akhirnya menjadi penting untuk diberikan kepada Pelaku Kreatif yang belum cakap maupun minim Pengalaman menembus Pasar Global.

Tujuannya agar sumber daya yang mereka keluarkan tidak terbuang sia-sia serta dapat mencapai target yang telah ditetapkan, selain itu juga untuk memenuhi tugas dan fungsi yang termasuk dalam pasal 102 Peraturan Kepala Badan Ekonomi Kreatif No. 1 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Ekonomi Kreatif.


Penyelenggaraan Bimtek yang mengangkat tema mengenai Pengembangan Promosi Produk Kreatif diharapkan agar para pelaku kreatif di Kota Payakumbuh mendapatkan pemahaman yang tepat terkait dengan strategi pemasaran produk mereka secara global.

 

“Tujuan utama Bekraf adalah memasarkan dan mempromosikan Produk produk itu sendiri dengan cara sistem online serta berkerjasama dengan E-commerce dan tahap akhir adalah Evaluasi dalam pengembangan produk”

 

“kita akan terus berkerjasama membantu teman-teman yang ada di Payakumbuh untuk fasilitasi pendukung akses pasar dalam negeri dan akan kami Potensikan juga dapat dikembangkan menuju pasar Internasional, “ujar Islamudin.

 

Kegiatan Bimtek  Bekraf yang bertemakan Pengembangan Promosi Produk Kreatif tersebut yang dibuka langsung oleh Walikota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan sangat Apresiasi dan berharap semoga acara seperti ini dapat dilakukan secara Rutin dan dapat membantu para pengusaha dan Pelaku UKM di Kota Payakumbuh dalam hal mempromosi berbagai Produk masing masing pelaku Usaha.

“Kita berharapkan melalui Bimtek ini kita semua dapat membangun mental dan pengetahuan para pengusaha untuk dapat berinovasi secara kreatif dan terarah, yang terpenting sekali  adalah sebagai Pengusaha kita harus mempunyai mental pengusaha kuat, jika tidak kuat, maka usaha apapun yang dijalankan tidak akan berhasil, “ Harap Riza Falepi.

 

Dalam Kegiatan Bimtek Bekraf berbagai Pengiat Usaha Serta berbagai Komunitas ikut serta dalam kegiatan tersebut, salah satunya Komunitas Mitra Pariwisata Kota Payakumbuh yang Merangkul berbagai Unsur Penggiat Ekonomi Kreatif, Pariwisata, Seni dan Budaya yang diketuai oleh Suci Maharani dimana ia juga salah satu Pengiat Usaha Ekonomi Kreatif dengan produk  UKM Rendang Jamur.

Dalam acara Bimtek ini, Suci Maharani selaku Ketua Komunitas dan Pengusaha UKM Randang Jamur didampingi oleh Ketua Bagian Humas Robbi Engles Yunisco serta Wakil Ketua dan Anggota Komunitas Mitra Pariwisata  Payakumbuh mengatakan ia sangat Optimis Produk produk yang kita Pasarkan nanti yang tergabung dalam Komunitas ini apabila kita saling dukung sehingga Produk Produk UKM tersebut dapat diterima tingkat Nasional bahkan Internasional.  

 

“Kami berharap, acara Bimtek ini dapat dilakukan secara rutin untuk lebih memberikan Inovasi dan Evaluasi bagi kami kedepannya, terima kasih kepada Dispapora dan Bekraft yang telah memberikan bimbingan teknis supaya Kita bisa lebih berkembang lagi dalam hal Kualitas dan Pemasaran” ujar Suci (Robby)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gridlove

Palikopost.com adalah Media Masa kini yang menyajikan berita yang berimbang, dengan Menyingkap Fakta Bukan Fiksi.

Kategori

To Top