Peristiwa

Dept Celector Tewas Dihakimi Masyarakat Di Maninjau

Agam, Palikopost.com – Satu orang Dept Collector tewas diamuk masa di Maninjau setelah menarik paksa satu unit mobil L300 yang sedang parkir di Padang Koto Gadang, Kecamatan Palembayan Sabtu (30/3).

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kasat Reserse dan Kriminal Polres Agam Iptu M Reza. Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.

” Berawal peristiwa ini terjadi, Dept Colector bernama Muslim yang menjadi korban itu bersama tujuh orang temannya menarik mobil tersebut tanpa sepengetahuan pemilik kendaraan bernama Ucok,” ungkapnya.

Disebutkannya, korban dengan delapan orang temannya itu berbagi peran dengan masing-masing sebagai tukang pantau, dan sebagai eksekutor.

” Sebelum kejadian Korban disertai rekannya, mengambil mobil itu yang sedang parkir di Padang Koto Gadang, Palembayan, saat itu mobil di gunakan oleh Egi,” jelasnya.

Selanjutnya, korban bersama satu orang rekannya langsung membawa mobil itu ke arah Lubuk Basung.

” Setelah mengetahui mobil dibawa orang tidak dikenal, kemudian Egi mememberi tahu pemilik mobil bernama Ucok. Setelah itu pemilik kendaraan memberitahukan kejadian itu kepada teman-temannya di Lubuk Basung,” ucapnya.

Kasat Reskrim juga menyampaikan, informasi yang didapatkan mereka berjumlah delapan orang, enam tukang pantau, empat orang menggunakan mobil Karimum, dua orang menggunakan Avanza, sementara dua orang lain adalah eksekutor, yang salah satunya korban tewas.

Lebih jauh Ia menjelaskan, kemudian sesampai di Lubuk Basung, mobil L300 bersama Karimum itu dikejar oleh masyarakat.

” Menjelang Maninjau korban tewas  yang mengendarai L300, dan sempat menabrak sepeda motor yang dipalang masyarakat di tengah jalan,” sebutnya pula.

Menurutnya, L300 itu dihentikan masyarakat di Maninjau tepatnya di simpang menuju kelok satu. Masyarakat yang marah kemudian menghakimi Muslim hingga tewas, sementara satu rekannya di dalam mobil melarikan diri ke Koramil, dan empat orang temannya lagi yang mengendarai mobil Karimun, selamat setelah mengamankan diri ke Polsek Maninjau.

” Dua mobil itu berhasil dihentikan masyarakat, di simpang menuju kelok satu. Sementara dua orang di Avanza belum diketahui keberadaannya,” ulas Reza.

Ditambahkannya, saat ini polisi sudah mengamankan beberapa Dept Collector antara lain, empat orang tukang pantau, Paikal (41) warga Jl.Soekarno Hatta No.5 Rt/Rw : 007/000 Bukit Surungan Kecamatan Padang Panjang Barat, Erikson warga Jl.Saudara Blok C No.22 Rt/RW : 004/006 Kel. Sialangrampai Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru.

Kemudian, Leo Chandra Jl.Tapanuli Rt/Rw : 001/ 005 Kel.Kulim Kec.Tenayan Raya Kota Pekanbaru. Muhammad Ilham warga Jl.Mawar Gang Masjid Kel.Kamoung Baru Kec.Sena Pelan Kota Pekanbaru.

Sementara satu di antara dua eksekutor tewas, yaitu Muslim (51) warga Jorong Simpang empat Nagari Lingkuang Aua Pasaman Barat. Satu eksekutor lagi Dafrizal juga diamankan.

Atas peristiwa ini, M. Reza menghimbau kepada perusahaan leasing maupun Dept Collector, yang akan melakukan penarikan kendaraan agar berkordinasi terlebih dahulu dengan pihak kepolisian.

” Agar kejadian ini tidak terulang Kembali, apabila dept collektor hendak melakukan penarikan kendaraan diharapkan terlebih dahulu untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” tambahnya.

(Honest)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gridlove

Palikopost.com adalah Media Masa kini yang menyajikan berita yang berimbang, dengan Menyingkap Fakta Bukan Fiksi.

Kategori

Copyright © Hak Cipta Palikopost.com 2018-2019

To Top