POLITIK

Nota Penjelasan Tentang Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Di Bacakan

Posted by

Agam, Palikopost – Pemkab Agam melalui Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria menyampaikan Nota Penjelasan tentang rancangan kebijakan umum perubahan anggaran (KUPA) dan prioritas Plafon Anggaran sementara (PPAS), perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten Agam tahun anggaran 2017 Rabu (09/8) di aula Bapeda Agam.

Dalam Acara tersebut langsung di pimpin oleh Ketua DPRD Agam Marga indra, wakil ketua DPRD Agam Taslim S. Ag dan Suharman beserta jajaran Angggota DPRD, dan dihadiri oleh Sekda, Staf ahli Bupati, Asisten, Inspektur, Kepala badan, Kepala OPD, Direktur RSUD Lubuk Basung, Kepala Kantor, Kepala bagian, Camat, Pimpinan BUMD, LSM, Ormas dan Pers ikut menghadiri saat penyampaian nota penjelasan tersebut.

Saat itu Wakil Bupati Agam menjelaskan bahwasanya perumusan kebijakan ekonomi daerah yang tertuang dalam rancangan KUPA – PPAS perubahan tahun anggaran 2017 tersebut, tetap memacu pada kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi yang disesuaikan dengan perkembangan riil ekonomi daerah. Sebagaimana disampaikannya Pendapatan daerah direncanakan naik sebesar Rp 25 milyar 259 juta. Lebih atau 1, 82 persen, sehingga menjadi lebi Rp 1 Triliyun 416 Milyar.
“Pendapatan asli daerah naik sebesar Rp 63 Milyar 116 juta lebih atau 62,47 persen dari target semula menjadi Rp 164 Milyar 150 Juta lebih. Peningkatan PAD yang cukup signifikan ini, bukanlah murni sumber PAD kita, melainkan adanya kebijakan pemerintah untuk menempatkan penganggaran dana bantuan operasional sekolah (BOS) pada lain – lain pendapatan asli daerah yang sah”, Kata Wabub.

Sementara itu, dana perimbangan turun sebesar Rp 42 Milyar 719 juta atau 3, 68 persen dari target semula, menjadi Rp 1 Triliyun 116 Miyar Lebih. Lain halnya dengan pendapatan daerah yang sah meningkat sebesar Rp 4 Milyar 863 juta lebih atau 3, 71 persen dari target semula, menjadi Rp 136 Milyar 61 Juta Lebih dikarenakan adanya penerimaan dana bantuan keuangan khusus dari provinsi sumbar dan Penerimaan pembiayaan daerah meningkat sebesar Rp 21 Milyar 222 Juta lebih atau 32,06 Persen dari APBD Awal, menjadi Rp 87 Milyar 423 juta lebih. Peningkatan itu berasal dari sisa lebih perhitungan tahun anggaran 2016.

Adapun belanja daerah, meningkat sebesar Rp 46 Milyar 722 juta lebih atau 3,2 persen dari APBD awal, menjadi Rp 1 Triliyun 504 Milyar 626 Juta lebih. Dengan rincian belanja tidak langsung mengalami penurunan Rp 7 milyar 795 Juta lebih atau 0,89 persen dibandingkan dengan APBD awal, menjadi Rp 871 Milyar 670 Juta lebih. Hal ini dikarenakan adanya penyesuaian gaji PNS dan tunjangan Profesi guru. Sedangkan belanja langsung mengalami penigkatan sebesar Rp 54 milyar 518 Juta Rupiah lebih atau 9, 43 dibandingkan dengan APBD awal, menjadi Rp 632 Milyar 956 Juta lebih yang dialokasikan untuk OPD dalam rangka Mengoptimalisasikan tugas pokok dan fungsinya serta melaksanakan kebijakan baru dari pemerintah pusat dan Provinsi.

 

 

Tidak itu saja, untuk pengeluran pembiayaan daerah Direncanakan sebesar Rp. 8.700.000.000,- yang sebelumnya tidak dialokasikan pada APBD Awal.

“Dana ini akan digunakan untuk penyertaan modal pada Bank Nagari, sebagai upaya pemerintah daerah dalam meningkatakan pendapatan. Sehingga dapat menunjang kebutuhan dana untuk pembangunan”, Ujar Wabub didepan Anggota DPRD Agam beserta tamu undangan.

Maka dari itu, saat kesempatan yang berbahagia itu, Didepan Ketua DPRD Agam, Wakil Ketua DPRD Agam beserta yang menjadi tamu undangan, Trinda Farhan Satria Wakil Bupati Agam, juga menghimbau kepada seluruh kepala OPD Agam agar memahami kondisi keuangan daerah dan tetap miningkatkan efektifitas, kualitas dan produktifitas kinerja OPD.

“Setiap Anggaran yang dialokasikan harus digunakan untuk kegiatan dan program yang produktif dan mampu memberikan nilai tambah (value added) dan daya ungkit (Laverage) bagi kesejahteraan rakyat, sesuai dengan agenda prioritas pembangunan tahun 2017. Saya yakin, badan anggaran DPRD dan tim anggaran pemerintah daerah dapat menemukan Solusi yang tepat untuk mengatasi, kekurangan melalui pembahasan – pembahasan yang konstruktif dalam semangat kebersamaan dan kekeluargaan”, Pungkas Wabub berharap. (Honest)   

Gridlove

Palikopost.com adalah Media Masa kini yang menyajikan berita yang berimbang, dengan Menyingkap Fakta Bukan Fiksi.

Kategori

To Top